Tantangan Pasar Properti di Australia

Semoga kawan-kawan di Australia sehat selalu. Tahun 2020 menjadi tahun yang menarik bagi sektor properti dan pasar modal. Dengan penurunan suku bunga Bank Sentral yang dramatis pada tahun ini menjadi tantangan tersendiri untuk banyak orang, ditambah dengan pandemi yang berlangsung dari awal tahun sampai sekarang.

Seperti kita ketahui, sektor properti menjadi salah satu sektor yang paling terkena dampak 2 faktor diatas. Ini berita buruknya. Berita baiknya adalah, semua hal diatas telah diantisipasi oleh para pelaku pasar dan investor khususnya.

Kami sebagai salah satu media pendukung untuk pasar properti, cukup optimis dengan pasar properti untuk tahun depan, khususnya dengan keadaan China yang sudah keluar dari fase krisis dan masuk fase recovery untuk saat ini. Australia cukup bergantung dengan ekonomi China secara umum, jadi korelasi koefisien ekonomi Australia dan China itu hampir mendekati 1 (searah).

Pasar properti Sydney merupakan salah satu primadona di Australia yang hampir selalu menjanjikan return yang sangat menarik. Hal ini terlihat jelas dengan banyaknya settlement properti yang terjadi pada awal tahun ini. Perkembangan properti di Australia sempat tertunda sebentar oleh karena pandemi yang melanda seluruh dunia sejak April tahun ini, tapi hal ini tidak berlangsung lama dikarenakan pasar properti Australia yang masih cukup menarik dibanding negara lain.

Bagaimana dengan properti yang di sewakan? Sebagian porsi properti yang disewakan diisi oleh murid-murid dari luar yang menuntut ilmu di Australia khususnya di wilayah CBD Sydney dan Eastern Suburb. Oleh karena itu sedikit banyak cukup terdampak oleh adanya pandemic yang terjadi di Australia. Banyak murid yang harus pulang ke Negara asalnya untuk sementara waktu dikarenakan alasan keamanan dan peraturan dari Australia.

Disisi lain, ini menjadi kesempatan baru bagi tenant baru karena harga sewa sempat turun sampai 30%. Meski demikian beberapa wilayah seperti di Hill, vacancy untuk properti sewa cukup bagus dan masih tergolong kecil sehingga mengakibatkan harga sewa cenderung naik. Ini merupakan fenomena yang patut kita perhatikan.

Setiap tantangan yang datang akan membentuk pasar properti Australia semakin kuat dan besar, khususnya properti Australia masih mempunyai ruang berkembang yang cukup besar.

 

Beberapa faktor yang mendukung hal tersebut :

• Suku bunga yang sangat rendah (0.1%), ditambah janji dari RBA (Reserve Bank of Australia) akan tetap mempertahankan suku bunga rendah paling tidak sampai 3 tahun kedepan.

• Pandemi yang sudah jauh lebih baik.

• Ekonomi China yang sudah keluar dari krisis dan masuk ke fase recovery/berkembang.

• Banyaknya migrasi yang masuk dari seluruh dunia.

• Inflasi yang cukup stabil dan naik setiap tahun, hal ini terlihat dari harga Iron Ore dan Copper yang naik fantastis beberapa bulan belakangan.

• Politik yang sangat kondusif dibanding negara maju lainnya.

• Jumlah penduduk dengan kisaran usia produktif yang sangat banyak.

 

Meski demikian, tetaplah berinvestasi dalam batas kemampuan anda karena selalu lebih baik berhati-hati setiap saat, meski investasi properti merupakan salah satu investasi paling bagus disektor finansial tetapi tetap saja ada risiko yang harus kita antisipasi.

Tak terasa kita sekarang sudah berada di penghujung tahun dan tahun 2021 sudah menanti di depan mata. Akhir kata saya dan RnJ Realty Team ingin mengucapkan selamat Natal bagi yang merayakannya dan selamat Tahun Baru, semoga Tahun mendatang akan membawa damai dan sejatera bagi kita semua. Tuhan memberkati anda semua.

 

Dan buat anda yang ingin berkonsultasi / membutuhkan informasi terkini tentang properti, silakan hubungi kami.

Phone : (02) 8068 8806

Email : supports@rnjrealty.com.au

Website : www.rnjrealty.com.au

Address : Suite 904, 265 Castlereagh St, Sydney  NSW 2000