Cara cerdas jaga kesehatan otak

Otak adalah organ yang kompleks dan memiliki setidaknya tiga tingkat fungsi yang mempengaruhi semua aspek kehidupan kita sehari-hari. Antara lain interpretasi indera dan kontrol gerakan; pemeliharaan proses kognitif, mental, dan emosional; serta pemeliharaan perilaku normal dan kognisi sosial. Oleh karena itu, kesehatan otak dapat didefinisikan sebagai pemeliharaan integritas otak yang optimal serta fungsi mental dan kognitif pada usia tertentu tanpa adanya penyakit otak yang mempengaruhi fungsi otak normal.

Di sisi lain, presidential advisory dari The American Heart Association/American Stroke Association (AHA/ASA), mendefinisikan kesehatan otak yang optimal sebagai tingkat kinerja rata-rata di antara semua orang pada usia tertentu, bebas dari penyakit otak atau sistem organ lainnya yang diketahui dalam hal penurunan dari tingkat fungsi, atau sebagai kecukupan untuk melakukan semua aktivitas yang ingin dilakukan oleh individu tersebut. Demikian sebagaimana dikutip dari laman Thebmj.

Ya, perubahan pada tubuh dan otak Anda adalah suatu yang normal seiring bertambahnya usia. Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu memperlambat penurunan daya ingat dan meredam risiko terkena penyakit Alzheimer atau demensia lainnya. Berikut adalah lima cara yang di rekomendasikan oleh ahli saraf di Eau Claire, Donn Dexter, M.D., untuk menjaga otak tetap sehat.

1. Berolahraga Secara Teratur

Olahraga memiliki banyak manfaat dan aktivitas fisik yang bermanfaat bagi otak. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang yang aktif secara fisik cenderung tidak mengalami penurunan fungsi mental dan memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit Alzheimer. Dexter meyakini manfaat ini adalah hasil dari peningkatan aliran darah ke otak selama berolahraga.

Olahraga teratur juga cenderung melawan beberapa ‘pengurangan alami’ dalam koneksi otak selama penuaan, yang pada dasarnya membalikkan beberapa masalah. Dexter menyarankan untuk berolahraga beberapa kali per minggu selama 30-60 menit. Anda bisa berjalan, berenang, bermain tenis, atau aktivitas aerobik sedang lainnya untuk meningkatkan detak jantung.

2. Tidur yang Cukup

Tidur memainkan peran penting dalam kesehatan otak. Ada beberapa teori yang menyebut aktivitas tidur membantu membersihkan protein abnormal di otak dan mengkonsolidasikan ingatan, sehingga meningkatkan daya ingat dan kesehatan otak secara keseluruhan. Penting bagi Anda untuk mencoba tidur tujuh hingga delapan jam berturut-turut tiap malam, bukan tidur yang terfragmentasi dengan peningkatan dua atau tiga jam.

Tidur berturut-turut memberikan otak waktu untuk mengkonsolidasikan dan menyimpan ingatan Anda secara efektif. Kondisi sleep apnea berbahaya bagi kesehatan otak dan mungkin menjadi penyebab mengapa Anda kesulitan untuk mendapatkan jam tidur yang teratur. Dilansir Mayoclinichealthsystem.org, bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan jika Anda atau anggota keluarga terdeteksi kena sleep apnea.

3. Konsumsi Makanan Mediterania

Diet memainkan peran besar dalam kesehatan otak. Dexter menyarankan untuk menerapkan diet Mediterania, yang mana menekankan makanan nabati, biji-bijian, ikan, dan lemak sehat seperti minyak zaitun. Menu diet ini mengandung sedikit daging merah dan garam. Studi menunjukkan orang yang mengikuti diet Mediterania lebih kecil kemungkinannya untuk kena penyakit Alzheimer daripada orang yang tidak mengikuti diet.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan bagian mana dari diet yang memiliki dampak terbesar pada fungsi otak. Namun, kita tahu bahwa asam lemak omega yang ditemukan dalam minyak zaitun extra-virgin dan lemak sehat lainnya sangat penting bagi sel-sel otak. Hal ini bisa mengurangi risiko penyakit arteri koroner, serta meningkatkan fokus dan memperlambat penurunan kognitif pada orang dewasa yang lebih tua.

4. Tetap Aktif Secara Mental

Otak Anda mirip dengan otot, di mana harus selalu menggunakan atau Anda akan kehilangan. Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga otak tetap bugar, seperti mengerjakan teka-teki silang atau Sudoku, membaca, bermain kartu atau menyusun teka-teki jigsaw. Anggap saja kegiatan ini melatih otak Anda. Jadi, gabungkan berbagai aktivitas untuk meningkatkan efektivitas.

Dexter tidak merekomendasikan program pelatihan otak berbayar yang tersedia saat ini. Program-program itu dinilai hanya fokus pada keterampilan menghafal yang tidak berguna dalam kehidupan sehari-hari. Otak Anda bisa mendapatkan latihan yang sama baiknya dengan membaca atau menantang diri sendiri dengan teka-teki. Terakhir, jangan terlalu banyak menonton televisi, karena itu adalah aktivitas pasif dan tidak banyak merangsang otak.

5. Tetap Terlibat Secara Sosial

Interaksi sosial membantu menangkal depresi dan stres. Cari kesempatan untuk terhubung dengan orang yang dicintai, teman, dan orang lain, terutama jika Anda tinggal sendiri. Ada penelitian yang menghubungkan kurungan isolasi dengan atrofi otak. Jadi, tetaplah aktif secara sosial untuk memperkuat kesehatan otak Anda.

 

By : Iskandar