UTS-1-NOV18

PARA AKADEMISI AUSTRALIA MENGANJURKAN MAHASISWA INDONESIA UNTUK MENGEMBANGKAN KARIR KREATIF

Dua akademisi Australia dari Sydney ingin menginspirasi para pemuda Indonesia untuk mempertimbangkan karir di industri kreatif. Menurut Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Indonesia yang memprediksi sektor kreatif akan terus bertumbuh dalam tiga tahun kedepan, meningkat 6,25 persen dan diperkirakan akan mempekerjakan hingga 16,7 juta orang Indonesia pada tahun ini.

“Perubahan gaya hidup di Indonesia sedang menciptakan permintaan yang lebih tinggi untuk layanan baru yang dapat dihasilkan dari industri kreatif,” kata Dr Matthew Holt, Eksekutif Pendidikan Transnasional untuk UTS Insearch, jalur menuju University of Technology Sydney (UTS).

“Munculnya e-commerce, pengembangan taman techno yang mengkhususkan diri dalam bidang-bidang seperti pengembangan perangkat lunak dan animasi, pariwisata lokal dan internasional yang dapat meningkatkan permintaan untuk fashion, seni dan kerajinan, serta industri media sosial baru yang berkontribusi pada sektor kreatif yang terus berkembang,” kata Dr Holt.

Ms Christina Deluchi, seorang Dosen di bidang Arsitektur Interior di UTS baru-baru ini mengunjungi Indonesia, dan menyelenggarakan Design Masterclass untuk pelajar sekolah menengah. “Sangat menyenangkan melihat kontribusi yang dibuat oleh orang Indonesia untuk desain dan arsitektur seperti – tren desain dan ide-ide internasional yang di campurkan ke dalam praktik lokal. Kami sangat yakin bahwa industri kreatif menawarkan peluang karir yang beragam dan menarik untuk masa depan,” ujarnya.

Pemimpin masa depan dalam Desain

Australia juga merupakan pusat untuk berbagai seni kreatif dan industri, mulai dari film, seni visual dan pertunjukan, hingga penerbitan dan industri games. “Sydney memiliki komunitas seni, budaya, dan hiburan yang hidup serta memainkan peranan kunci dalam pendidikan, pelatihan dan pengembangan untuk pemimpin masa depan di semua industri seni dan kreatif,” kata Dr Holt.

Berada di peringkat ke-28 di dunia dalam Seni dan Desain dari QS World University Rankings 2018, Fakultas Desain, Arsitektur, dan Bangunan UTS menawarkan program yang relevan bagi para desainer, arsitek, dan bakat kreatif pemula.

“Kami melihat kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk mendapatkan pengalaman yang berharga dalam industri yang relevan melalui belajar di UTS Insearch dan di Fakultas Desain, Arsitektur, dan Bangunan University of Technology Sydney untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan mereka untuk menampilkan budaya kreatif Indonesia,” kata Dr Holt.

Tentang UTS dan UTS Insearch

UTS menempati peringkat pertama di Australia dan ke-10 di dunia menurut QS World University Rankings Top 50 under 50, 2019 – sebuah sistem komprehensif yang dirancang untuk universitas di bawah 50 tahun dengan indikator yang terkait dengan inovasi industri serta keunggulan akademik.

Dengan belajar bersama UTS Insearch di Sydney untuk masuk ke universitas, para mahasiswa dari Indonesia akan menerima Bahasa Inggris akademis yang berkualitas dan 36 kredit poin menuju gelar sarjana dalam desain atau arsitektur di UTS ketika mereka menyelesaikan program Diploma Desain dan Arsitektur.

Cari tahu informasi lebih lanjut di : www.insearch.edu.au/Design-Architecture